Pada program pendanaan tahun 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Bone berhasil meloloskan sebanyak 8 judul program, yang terdiri atas 6 judul penelitian dan 2 judul pengabdian kepada masyarakat. Capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kualitas proposal dan kompetensi dosen dalam menghasilkan karya ilmiah, inovasi, serta program pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Total pendanaan yang berhasil diperoleh mencapai kurang lebih Rp600 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta hilirisasi hasil riset agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Ketua LPPPM Universitas Muhammadiyah Bone, Marlia Rianti, S.Pt., MM., M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen penerima pendanaan atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan dalam menyusun proposal hingga berhasil memperoleh pendanaan nasional. Menurutnya, capaian ini merupakan langkah positif dalam memperkuat budaya riset dan pengabdian di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bone.
Sementara itu, Ketua LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si turut memberikan dukungan dan apresiasi terhadap peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian yang dilakukan perguruan tinggi di wilayah binaannya, termasuk Universitas Muhammadiyah Bone. Ia berharap program pendanaan ini dapat menghasilkan inovasi dan luaran yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Melalui program ini, Universitas Muhammadiyah Bone terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, hasil-hasil penelitian yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
