LPPPM UNIM BONE

LPPPM Universitas Muhammadiyah Bone Tetapkan 28 Dosen Penerima Pendanaan Hibah Internal Tahun Anggaran 2026 untuk Mendukung Peningkatan Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi

-Watampone

Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPPM) Universitas Muhammadiyah Bone secara resmi menetapkan 28 dosen sebagai penerima pendanaan Hibah Internal Tahun Anggaran 2026. Program hibah ini merupakan salah satu bentuk komitmen Universitas Muhammadiyah Bone dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan institusi.

Penetapan penerima hibah dilakukan melalui proses seleksi yang objektif dan kompetitif. Setiap proposal yang diajukan telah melalui tahapan evaluasi administrasi dan substansi oleh tim reviewer sesuai dengan pedoman hibah internal yang berlaku. Hasil seleksi menunjukkan bahwa sebanyak 28 proposal dinyatakan layak memperoleh pendanaan untuk dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

Adapun rincian skema hibah yang memperoleh pendanaan terdiri atas:

  • Penelitian Pemula sebanyak 7 penerima;
  • Penelitian Pengembangan sebanyak 10 penerima;
  • Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebanyak 6 penerima; dan
  • Pengembangan Institusi sebanyak 5 penerima.

Ketua LPPPM Universitas Muhammadiyah Bone, Marlia Rianti, S.Pt., MM., M.Si, menyampaikan bahwa program hibah internal merupakan strategi institusi dalam membangun budaya akademik yang produktif serta meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian dosen secara berkelanjutan. Melalui dukungan pendanaan ini, dosen diharapkan mampu menghasilkan luaran yang berkualitas, inovatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penyelesaian permasalahan masyarakat, dan kemajuan institusi.

“Program hibah internal tidak hanya menjadi bentuk dukungan pendanaan bagi dosen, tetapi juga merupakan upaya nyata universitas dalam meningkatkan kapasitas akademik, mendorong lahirnya inovasi, serta memperkuat daya saing Universitas Muhammadiyah Bone di tingkat regional maupun nasional,” ujar Marlia Rianti.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bone turut memberikan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah berhasil memperoleh pendanaan hibah internal. Beliau berharap para penerima hibah dapat melaksanakan seluruh tahapan kegiatan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, menjaga integritas akademik, serta menghasilkan luaran yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan institusi.

Melalui program ini, Universitas Muhammadiyah Bone terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pendanaan hibah internal diharapkan menjadi stimulus bagi dosen untuk semakin aktif menghasilkan penelitian yang berkualitas, melaksanakan program pengabdian yang solutif, serta berkontribusi dalam pengembangan tata kelola institusi yang lebih unggul.

LPPPM Universitas Muhammadiyah Bone juga mengajak seluruh dosen penerima hibah untuk menjaga kualitas pelaksanaan kegiatan, memenuhi seluruh target luaran yang telah ditetapkan, serta mengoptimalkan hasil penelitian dan pengabdian agar dapat dipublikasikan pada jurnal ilmiah, seminar nasional maupun internasional, serta diimplementasikan secara langsung bagi masyarakat. Dengan demikian, hibah internal tidak hanya menjadi program pendanaan, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan reputasi akademik dan daya saing Universitas Muhammadiyah Bone sebagai perguruan tinggi yang unggul, berkemajuan, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Scroll to Top